Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/tokodiab/public_html/modules/mod_virtuemart_s5_quickview_cart/mod_virtuemart_s5_quickview_cart.php on line 141

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/tokodiab/public_html/modules/mod_virtuemart_s5_quickview_cart/mod_virtuemart_s5_quickview_cart.php on line 144

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home/tokodiab/public_html/modules/mod_virtuemart_s5_quickview_cart/mod_virtuemart_s5_quickview_cart.php on line 34
Your Cart is currently empty.

Keranjang Belanja


Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/tokodiab/public_html/modules/mod_virtuemart_s5_column_cart/mod_virtuemart_s5_column_cart.php on line 66

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/tokodiab/public_html/modules/mod_virtuemart_s5_column_cart/mod_virtuemart_s5_column_cart.php on line 69
Your Cart is currently empty.

Katalog Produk


Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/tokodiab/public_html/modules/mod_s5_vm_accordion/mod_s5_vm_accordion.php on line 438

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home/tokodiab/public_html/modules/mod_s5_vm_accordion/mod_s5_vm_accordion.php on line 83

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home/tokodiab/public_html/modules/mod_s5_vm_accordion/mod_s5_vm_accordion.php on line 93

Login Menu



Hubungi Kami

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday114
mod_vvisit_counterYesterday167
mod_vvisit_counterThis week114
mod_vvisit_counterLast week1031
mod_vvisit_counterThis month3148
mod_vvisit_counterLast month5863
mod_vvisit_counterAll days91746

We have: 4 guests online
Your IP: 38.107.179.233
 , 
Today: May 20, 2012

Empat Penemuan Baru Kontrol Diabetes

PDF Print E-mail

 

Penelitian terhadap penyembuhan diabetes kini semakin maju beberapa terkait beberapa penemuan yang membuat penderita dapat menjalani hidup dengan mudah, bahkan tak perlu bergantung pada suntikan insulin lagi.Inilah empat langkah terbaru dalam mengontrol penyakit diabetes:

 

1. Harapan untuk penyembuhan diabetes tipe 1

Dalam sebuah studi terbaru yang dilakukan terhadap tikus, peneliti membalikkan kasus terbaru diabetes tipe 1 menggunakan obat kanker imatinib (Gleevec) dan sunitinib (Sutent). Tikus-tikus tersebut dibiakkan agar terjangkit diabetes, tapi tak ada yang mendapatkan pengobatan. Pada tikus yang menderita diabetes tahap awal, setelah diberi obat itu, 80%-nya tak menunjukkan gejala apa pun setelah menjalani perawatan selama dua minggu. Dan ketika obat dilanjutkan selama sepuluh minggu, hasilnya penyakit itu pun berangsur-angsur hilang. Selanjutnya, menurut rencana, obat itu akan diuji coba untuk mengetahui keamanan dan keampuhannya pada manusia. Namun, peneliti mengakui obat tersebut mungkin hanya akan bekerja pada kasus diabetes tertentu dan akan dapat diaplikasikan kurang lebih lima tahun mendatang.

 

2. Alasan untuk berkeringat

Lemak yang tak terlihat bisa saja membunuh Anda. Bila Anda kelebihan berat badan dan menderita diabetes, kata dokter, Anda mungkin akan memiliki hati yang berlemak juga. Hal itu akan meningkatkan risiko timbulnya penyakit lain seperti serangan jantung. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa berkendara sepeda, berjalan, atau berlari santai tiga kali seminggu dapat mengurangi lemak pada hati para sukarelawan sebesar 40 persen.

 

"Ini merupakan salah satu alasan lagi untuk berolah raga," kata Kerry Stewart, ahli fisiologi dari Universitas Johns Hopkins.

 

3. Pengendali Perut

Beberapa orang yang menderita diabetes tipe 2 biasanya akan menjalani operasi bypass lambung untuk menurunkan berat badan. Tapi kini telah hadir sebuah alat yang dapat menggantikan operasi tersebut. Alat itu dapat menghantarkan sinyal listrik yang dapat membuat seseorang merasa kenyang. Para sukarelawan yang menjalani sisten Tantalus ini rata-rata berat badannya turun hingga sekitar 5 kilogram. Kadar gula mereka pun turun sehingga memperkecil risiko mereka terkena komplikasi hingga 40%. Obat ini baru dapat hadir lima tahun mendatang.

 

4. Tak perlu suntikan lagi

Sekitar 25 persen penderita diabetes mengalami ketergantungan terhadap suntikan insulin, tapi kini ada cara baru tanpa menggunakan jarum. Ada satu cara yang menjanjikan yakni ORMD 0801, kapsul yang didesain untuk melindungi insulin agar tidak hancur saat dicerna. Jika penelitian terhadap hal ini berlangsung cepat, penderita diabetes dapat mengonsumsi insulin dalam bentuk pil dan tidak perlu suntikan lagi. Tapi hal ini mungkin dapat terealisasikan sekitar lima tahun mendatang.

 

 

diambil dari MediaIndonesia.com

 

Add comment


Security code
Refresh