





![]() | Today | 115 |
![]() | Yesterday | 167 |
![]() | This week | 115 |
![]() | Last week | 1031 |
![]() | This month | 3149 |
![]() | Last month | 5863 |
![]() | All days | 91747 |
Bagaimana hubungan antara diabetes mellitus dengan hiperadrenocortism |
|
|
|
|
Pertanyaan :
dok,,saya mau tanya bagaimana ya membedakan antara diabetes melitus dg hiperadrenalis? apakah dari gejala tertentu yg spesifik? dan umumnya hasil pemeriksaan hematologinya bgmn ya? trims
dari thia (full*********@yahoo.com)
Jawaban
Thia Yang baik,
Diabetes Mellitus adalah penyakit yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah yang terus-menerus atau kronis yang disertai berbagai kelainan metabolik akibat gangguan hormonal kekurangan Insulin absolut maupun relatif, yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi kronik pada mata, ginjal dan pembuluh darah di jantung, otak dan pembuluh darah lainnya.
Sedangkan Hyperadrenocorticism disebut juga Cushing's syndrome atau disebut Sindrom Cushing,adalah penyakit yang disebabkan kelebihan hormon kortisol. Penyakit ini ditimbulkan ketika kelenjar adrenal pada tubuh terlalu banyak memproduksi hormon kortisol. Penyakit ini juga dapat muncul akibat seseorang terlalu banyak mengkonsumsi obat yang yang mengandung kortikosteroid, yang biasanya digunakan untuk berbagai pengobatan penyakit yang akut dan penyakit alergi.
Gejala sindrom Cushing antara lain: 1. Berat badan naik, terutama di sekitar perut dan punggung bagian atas; 2. kelelahan yang berlebihan; 3. Otot terasa lemah; 4. muka membundar (moon face); 5. Edema (pembengkakan) kaki; 6. tanda merah/pink pada kulit bagian paha, pantat, dan perut; 7. Depresi; 8. periode menstruasi pada wanita yang tidak teratur;
Keduanya merupakan penyakit yg berbeda walaupun pada keduanya terjadi gangguan toleransi gula, dari gejala klinis kadang kadang sudah dapat dibedakan, tetapi tetap perlu pemeriksaan laboratorium dan pemeriksaan radiologis.
Tentunya tidak dapat dibedakan dgn hanya pemeriksaan hematologi. Pada Sindrom Cushing didapatkan kelainan hematologi yaitu naiknya jumlah sel darah putih (lekositosis), turunnya sel limfosit dan eosinofil.
Mudah mudahan jawaban ini cukup jelas.
Wassalam
Dr. TAT Sp.PK |