





![]() | Today | 117 |
![]() | Yesterday | 167 |
![]() | This week | 117 |
![]() | Last week | 1031 |
![]() | This month | 3151 |
![]() | Last month | 5863 |
![]() | All days | 91749 |
Ayah Saya Penderita Diabetes |
|
|
|
|
Pertanyaan
ayah mertua saya sudah hampir 30 tahun lebih terkena diabetes.pola makan sudah sangat diatur, sehari 3x, namun porsinya hanya sedikit. minum manis juga tidak pernah. kontrol gula darah juga sudah dilakukan.tapi bulan agustus yang lalu tiba-tiba ayah saya tersebut, ketika bangun tidur tangan dan kaki kirinya terasa berat untuk berjalan. sampai sekarang kakinya masih terasa berat. tapi sensorik di kakinya masih bagus, kalo dicubit masih terasa sakit.kenapa ya dok? pertanyaan kedua: ayah mertua saya ini anaknya 2 dan laki-laki semua.kakak laki-laki suami saya, sudah terkena diabetes,pertama terkene langsung diberi suntikan insulin.setelah beberapa bulan penggunaan insulin dihentikan. dan sekarang sudah mengurangi porsi makan, dan minum manis, tapi masih minum manis. apa ga papa dok? kalo anak pertama sudah ada yang terkena mungkin ga' suami saya yang anak kedua juga bisa terkena?karena suami saya tidak mau saya ajak cek gula darah? bagaimana dengan anak-anak saya?anak saya 2, laki-laki dan perempuan. saya sangat menunggu jawaban dari dokter....terima kasih
dari aji martdiana (a********@yahoo.com)
Jawaban
Salam Ibu Aji,
Ayah mertua ibu kemungkinan mengalami Stroke, yaitu terjadi gangguan penyediaan darah ke sebagian area di otak yang sering terjadi karena pembuntuan aliran darah atau perdarahan di otak. Pada penderita Diabetes Mellitus (DM) mempunyai resiko terkena stroke apalagi jika juga menderita tekanan darah tinggi. Sebaiknya berkonsultasi ke dokter ahli saraf. Suami ibu sebaiknya lebih waspada karena ada bakat DM dari orang tua. Suami ibu tidak harus terkena DM tetapi sebaiknya mulai menjaga Diet, berolah raga secara teratur, berusaha menjaga berat badan tetap ideal, dan yang perlu diakukan yaitu segera memeriksakan gula darah, dan apabila belum terkena DM, secara rutin minimal 6 bulan sekali melakukan tes gula darah., agar bila terjadi kenaikan gula darah secara dini dapat diketahui, dan segera diobati sehingga komplikasi penyakit DM dapat dicegah. Mudah-mudahan ibu sekeluarga selalu diberi kenikmatan sehat.
Wassalam
Dr. TAT Sp.PK |