Your Cart is currently empty.

Keranjang Belanja

Your Cart is currently empty.

Katalog Produk

Login Menu



Hubungi Kami

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday42
mod_vvisit_counterYesterday160
mod_vvisit_counterThis week932
mod_vvisit_counterLast week1036
mod_vvisit_counterThis month4198
mod_vvisit_counterLast month6095
mod_vvisit_counterAll days77222

We have: 3 guests online
Your IP: 38.107.179.233
 , 
Today: Feb 23, 2012
Apa Itu Diabetes PDF Print E-mail

 

Diabetes sering disebut penyakit kencing manis, karena gula darah yang tinggi akan menarik kencing ke luar sehingga penderita diabetes sering kencing dan jumlahnya banyak. Kencingnya juga mengandung gula. Karena sering kencing dan kencingnya bergula inilah, penyakit ini juga disebut Diabetes Mellitus atau Kencing Manis.

 

Dalam hal ini, kadar gula darah seseorang melebihi normal karena tubuh tidak lagi memiliki insulin atau insulin tidak dapat bekerja dengan baik. Insulin adalah hormon yang bekerja memasukkan gula dari peredaran darah ke dalam sel dan diproduksi oleh kelenjar pankreas yang berada dalam perut. Hormon ini diproduksi oleh sel beta yang ada di dalam pankreas. Gula dari makanan yang masuk melalui mulut, dicerna di dalam usus, kemudian diserap masuk ke dalam aliran darah. Glukosa ini merupakan sumber energi utama bagi sel tubuh di otot dan jaringan. Agar glukosa dapat melakukan fungsinya dibutuhkan insulin. Setiap kali kita makan, pankreas memberi respon dengan mengeluarkan insulin ke dalam aliran darah. Ibarat kunci, insulin membuka pintu sel agar glukosa masuk sehingga kadar glukosa dalam darah menjadi turun.

 

 
Jenis Diabetes PDF Print E-mail

 

Ada beberapa jenis diabetes, diantaranya adalah :

 

1. Diabetes tipe 1 : tidak ada insulin

Diabetes tipe 1 adalah diabetes yang timbul karena pankreas tidak dapat atau kurang mampu memproduksi insulin. Akibatnya insulin tubuh kurang atau tidak ada sama sekali. Glukosa menjadi menumpuk dalam peredaran darah karena tidak dapat diangkut ke dalam sel. Jenis ini biasanya merupakan penyakit autoimmune, artinya disebabkan oleh gangguan pada sistem imun atau kekebalan tubuh yang mengakibatkan kerusakan sel pankreas.

Penderita diabetes tipe 1 ini biasanya terjadi pada usia muda, di bawah umur 20 tahun. Mereka biasanya kurus. Apabila tidak mendapat suntikan insulin selama 2 minggu, sering kali timbul komplikasi kejang atau gangguan kesadaran sampai koma.

 

 
Siapa Saja Yang Berpotensi Terkena Diabetes PDF Print E-mail

 

Menurut International Diabetes Foundation(IDF), American Diabetes Association (ADA), dan Persatuan Endokrinologi Indonesia (Perkeni), apabila glukosa darah pada saat puasa di atas 126 mg/dl dan di atas 200 mg/dl pada 2 jam sesudah makan, diagnosis diabetes bisa dipastikan. Kadar glukosa dalam darah untuk orang yang normal adalah 70 - 110 mg/dl (puasa semalam), pada 2 jam sesudah makan bisa mencapai 140 mg/dl, menjelang tidur biasanya di bawah 120 mg/dl. HbA1c normal adalah kurang dari 6%.

 

Untuk mengetahui seseorang terkena diabetes, dapat dilakukan pemeriksaan rutin glukosa darah selama puasa dan pada 2 jam sesudah makan. Bisa juga dilakukan pemeriksaan glukosa urine meskipun hasilnya tidak terlalu akurat untuk mencerminkan gula darah. Bila hasil tes meragukan, bisa juga dilakukan tes toleransi darah. Tes ini lebih teliti karena dilakukan setelah 10 jam puasa, pagi harinya datang ke laboratorium untuk memeriksakan glukosa darah, lalu minum glukosa 75 gram, 2 jam kemudian diperiksa lagi glukosa darahnya. Untuk mengontrol glukosa darah, bisa dilakukan pemeriksaan HbA1c secara rutin setiap 2 - 3 bulan sekali.

 

Gejala - gejala diabetes ini tidak khas. Biasanya sering kencing, haus, berat badan makin turun, rasa semutan, atau luka yang sulit sembuh. Keluhan lain berasal dari berbagai komplikasi yang terjadi, misalnya pada mata, jantung, saraf, atau ginjal. Namun apabila ditemukan riwayat keluarga yang mengidap diabetes dan apabila sebelumnya badan gemuk sekali kemudian cepat menjadi kurus, patut dicurigai adanya diabetes.

 

Salah satu faktor penyebab orang terkena diabetes adalah keturunan. Tetapi tidak semua diabetes diturunkan kepada generasi berikutnya. Namun, jika seseorang terkena diabetes, dalam keluarganya punya "bakat" terkena diabetes juga. Diabetes tipe 2 lebih banyak dikaitkan dengan faktor keturunan daripada diabetes tipe 1. Di luar faktor keturunan ini, masih ada penyebab lain, diantaranya adalah resistensi insulin dan infeksi virus.

 

 
Diabetes Mellitus, The Silent Killer PDF Print E-mail

 

Apa sih Diebetes mellitus? Ini adalah suatu penyakit di mana kadar glukosa (gula sederhana) di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara cukup. Insulin adalah hormon yang dilepaskan oleh pankreas, yang bertanggungjawab dalam mempertahankan kadar gula darah yang normal. Insulin memasukkan gula ke dalam sel sehingga bisa menghasilkan energi atau disimpan sebagai cadangan energi.

 

Fakta membuktikan setiap 10 detik akan terdapat seorang penderita diabetes meninggal di seluruh dunia, bersamaan dengan itu terdapat sekitar dua orang penderita baru diabetes. Penyakit kencing manis merupakan sejenis penyakit umum kronis yang tidak menular. Penyakit itu disebabkan pankreas manusia kekurangan sekresi insulin keturunan, setelah lahir atau disebabkan ketidakseimbangan fungsi insulin.

 

Bahaya diabetes sangat besar dan dapat memungkinkan penderita lemah ginjal, menjadi buta, menderita penyakit bagian kaki dan banyak komplikasi yang serius dan menyebabkan tingkat kematian yang tinggi. Pasien diabetes menghadapi bahaya setiap harinya karena kadar gula darah yang tidak terkontrol. Glukosa darah mengandung kadar yang berubah-ubah sepanjang hari, terutama pada saat makan, beraktifitas, dan bahkan jika Anda sedang minum obat diabetes. Penelitian medis membuktikan bahwa ketika kadar glukosa darah sangat tinggi - berada pada zona bahaya - maka banyak orang yang menderita penyakit diabetes akan terserang penyakit jantung. Penelitian menunjukkan delapan dari 10 orang yang mengidap penyakit diabetes terkena serangan jantung.